Pertumbuhan Penduduk


Manusia diperkirakan hidup di dunia sudah sekitar dua juta tahun yang lalu. Pada waktu itu jumlahnya masih sangat sedikit. Bahkan pada 10.000 tahun sebelum masehi, penduduk dunia diperkirakan baru sekitar 5 juta jiwa.

Namun demikian, pada tahun pertama setelah masehi, jumlah penduduk dunia telah berkembang hampir mencapai 250 juta jiwa. Dari tahun pertama setelah masehi, sampai kepada masa permulaan revolusi industri di sekitar tahun 1750, populasi dunia telah meningkat dua kali lipat menjadi 728 juta jiwa. Selama 200 tahun berikutnya (1750 – 1950) tambahan penduduk sebanyak 1,7 milyar jiwa. Tetapi dalam 25 tahun berikutnya (1950 – 1975), ditambah lagi dengan 1,5 milyar jiwa, yang jika dijumlahkan seluruhnya pada akhir tahun 1975 telah mencapai hampir 4 milyar jiwa.

Pada tahun 1986, populasi dunia sudah mendekati angka 5 milyar, yang diperingati secara simbolis dengan kelahiran salah satu bayi di negara Yugoslavia tepat pada tanggal 11 Juli 1987. Pada tahun 2005 jumlah penduduk dunia sudah mencapai angka 6,45 milyar.

Tabel Pertumbuhan Penduduk
10.000thn sm hingga thn 2005

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengungkapkan, pertumbuhan jumlah penduduk dunia ternyata lebih tinggi daripada perkiraan dua tahun lalu. Revisi prediksi pertumbuhan tersebut memunculkan pertanyaan soal daya dukung alam dan sejumlah masalah lain.

Dalam laporan bertajuk ”Prospek Populasi Dunia: Revisi 2012” yang dirilis di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat, Jumat (14/6), disebutkan, penduduk dunia akan naik menjadi 8,1 miliar jiwa pada tahun 2025 dari jumlah 7,2 miliar jiwa saat ni. Jumlah itu akan terus berkembang menjadi 9,6 miliar pada tahun 2050. Prediksi sebelumnya, penduduk dunia diperkirakan ”hanya” mencapai 9,3 miliar jiwa pada 2050.

Menurut laporan terbaru ini, pertumbuhan penduduk paling tinggi akan terjadi di negara-negara berkembang, dan lebih dari setengah penambahan jumlah penduduk dunia itu akan terjadi di Afrika. PBB memperkirakan, pada awal abad depan, populasi penduduk bumi bisa mencapai 16,6 miliar jiwa. Pertumbuhan penduduk terbesar akan terjadi di negara-negara miskin.

Menurut laporan itu, populasi Afrika bisa meningkat dari 1,1 miliar jiwa pada tahun 2013 menjadi 2,4 miliar jiwa pada tahun 2050, dan berpotensi menjadi 4,2 miliar jiwa pada tahun 2100. Pertumbuhan populasi yang lebih tinggi dari perkiraan semula itu memunculkan sejumlah pertanyaan soal daya dukung.

Organisasi World Population Balance menyatakan, sumber daya yang dimiliki planet Bumi saat ini idealnya hanya mampu mendukung sekitar 2 miliar orang dengan standar hidup di Eropa.

Jumlah penduduk di negara-negara paling terbelakang diperkirakan akan naik dua kali lipat dari 898 juta jiwa tahun ini menjadi sekitar 1,8 miliar jiwa pada tahun 2050. Adapun populasi negara-negara maju diperkirakan hanya bertambah dari 1,25 miliar pada tahun ini menjadi 1,28 miliar pada tahun 2100.

Data Peningkatan Penduduk Sejak 1930 - 2010
Jika data tabel maupun grafik di atas bisa kita simpulkan bahwa pertumbuhan penduduk akan semakin pesat bertambahnya pertumbuhan penduduk di dunia, terutama pada belahan dunia negara berkembang.

Pertumbuhan penduduk di dunia ini makin cepat, mendorong pertumbuhan aspek-aspek kehidupan yang meliputi aspek sosial, ekonomi, politik, kebudayaan, dan sebagainya. Dengan begitu, maka bertambahlah sistem matapencaharian hidup menjadi lebih kompleks.

Penggadaan Penduduk Dunia

Dari tabel penggandaan pendduk dunia di atas dapat kita simpulkan bahwa peningkatan populasi dunia akan semakin bertambah banyak setiap tahunnya dalam menggandakannya masing-masing mengambil kira-kira setengah selama dua kali lipat sebelumnya, selama 2 milenium.

Pertumbuhan penduduk dunia yang semakin meningkat tersebut di pengaruhi oleh beberapa faktor demografi, yakni :
  1. Kematian (Mortalitas)
  2. Kelahiran (Natalitas)
  3. Migrasi (Mobilitas)
  • Kematian (Mortalitas)
Kematian adalah berpisahnya nyawa dengan jasad biologis atau tubuh kita. Hal ini dapat disebabkan oleh penyakit ataupun karena kecelakaan. Angka kematian yang lambat dan angka kelahiran yang tinggi inilah yang menyebabkan laju pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali.

Mortalitas khusus mengekspresikan pada jumlah satuan kematian per- 1000 individu per-tahun, hingga rata-rata mortalitas sebesar 9,5 berarti pada populasi 100.000 terdapat 950 kematian per-tahun.

Dalam faktor kematian dapat di bedakan menjadi 2 pengelompokkan penghitungan angka kematian di dunia, yaitu Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate) dan Angka Kematian Khusus Menurut Umur ( Age Specific Death Rate )

 A.  Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate)

Angka yang menunjukan besarnya kematian yang terjadi pada pertengahan tahun tertentu untuk setiap 1000 penduduk. Perhitungan ini disebut kasar karena memperhitungkan kematian secara global atau umum.

Perhitungan ini dapat dicari dengan rumus :



Ket : CDR  = Crude Death Rate
          D       = Jumlah kematian ada tahun tertentu
          P       = Jumlah penduduk pada pertengahan tahun tertentu

B.  Angka Kematian Khusus Menurut Umur ( Age Specific Death Rate )
Jumlah kematian penduduk pada tahun tertentu berdasarkan klasifikasi umur tertentu.
 Perhitungan ini dapat dituliskan dalam rumus :



2. Kelahiran
Kelahiran adalah bertambahnya populasi individu. Dalam penghitungan pertumbuhan angka kelahiran penduduk di bagi menjadi 2 cara, yaitu Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate) & Angka Kelahiran Umur ( Age Specific Fertility Rate/ ASFR)

A. Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate)
Angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran pada tahun tertentu per 1000 penduduk pada pertengahan tahun yang sama. CBR berguna untuk mengetahui tingkat kelahiran yang terjadi di suatu daerah tertentu dan pada waktu tertentu.

Hal ini dapat dituliskan dalam rumus :
Dimana :
CBR    =   Angka Kelahiran Kasar
B         =   Jumlah Kelahiran
P         =   Jumlah Penduduk pada pertengahan tahun, P= (P0 + P1)/2,
P0       =   Jumlah Penduduk pada awal tahun
P1       =   Jumlah penduduk pada akhir tahun

B. Angka Kelahiran Umur ( Age Specific Fertility Rate/ ASFR)
          adalah angka yang menunjukkan kelahiran per 1000 perempuan pada kelompok umur tertentu antara 15-49 tahun. Hal ini berguna untuk memperhitungkan perbedaan fertilitas dari perempuan yang terpapar untuk melahirkan yaitu perempuan usia subur dengan memperhatikan karateristik kelompok umurnya.

Hal ini dalam dituliskan dalam rumus :

Dimana :
ASFRi = untuk perempuan pada kelompok umur i, i = 1 untuk umur 15-19 tahun, yakni:
i = 2 untuk umur 20-24 tahun,
i = 3 untuk umur 25-29 tahun,
i = 4 untuk umur 30-34 tahun,
i = 5 untuk umur 35-9 tahun,
i = 6 untuk umur  40-44 tahun,
i = 7 untuk umur 45-49 tahun.
Bi  = Jumlah kelahiran dari perempuan pada kelompok umur i.
Pif = Jumlah penduduk perempuan pada kelompok umur i

3. Migrasi
Migrasi adalah perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap dari suatu tempat ke tempat lain melewati batas administratif (migrasi internal) atau batas politik/negara (migrasi internasional).Migrasi ini terjadi karena adanya perbedaaan pendapatan antara desa atau kota.

Migrasi itu juga terbagi menjadi 2 golongan,yaitu
1. Migrasi Internasional 
Perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lainnya. Migrasi Internasional itu sendiri terbagi atas beberapa macam, yaitu :
    1.  Imigrasi
Masuknya penduduk dari suatu negara lain dengan tujuan menetap. Orang yang melakukan imigrasi disebut Imigran.
    2. Emigrasi
Keluarnya penduduk dari suatu negara ke negara lain. Orang yang melakukan emigrasi disebut Emigran   
     3. Remigrasi atau Repatriasi
Kembalinya imigran ke negara asalnya.
     4. Evakuasi
Perpindahan penduduk atau pengungsian penduduk dari tempat tinggalnya ke daerah lain karena alasan bencana alam atau perang.
     5. Forensen
Orang yang tinggal di pedesaan atau luar kota tapi mempunyai mata pencaharian di kota

2. Migrasi Nasional/Internal
Perpindahan penduduk di dalam suatu negara. 

Proses migrasi itu sendiri telah terjadi sejak beribu-ribu tahun tahun yang lalu, pada periode 40.000 tahun yang lalu jenis manusia purba Meganthropus, Pithecanthropus dan jenis Homo telah mengalami kepunahan. Penghuni kepulauan Indonesia kemudian bergeser ke manusia-manusia migran yang datang dari berbagai wilayah di Asia dan Australia. Proses migrasi awal menunjukkan bahwa populasi-populasi kepulauan Indonesia berasal dari bangsa Australo-Melanesia (Australoid) dan Mongoloid (atau lebih khusus lagi adalah Mongoloid Selatan). Setelah itu datang lagi gelombang migrasi kedua yaitu bangsa Austronesia (Melayu/Proto Melayu/Melayu Tua) yang berasal dari Yunan (wilayah di propinsi Cina bagian Selatan). Migrasi mereka sendiri ke kepulauan Indonesia berlangsung dalam dua gelombang.   


Migrasi penduduk yang terjadi bukan tidak menimbulkan akibat, tetapi menimbulkan beberapa akibat diantaranya :
1. Urbanisasi
    yaitu perpindahan penduduk dari desa ke kota dengan tujuan mencari nafkah.
2. Laju pembangunan yang tidak merata
3. Memungkinkan terjadinya konflik antar kelompok.

Pertumbuhan penduduk suatu daerah itu cepat atau lambat juga dapat diketahui dari bentuk piramida penduduk.

Struktur penduduk itu sendiri terbagi menjadi 3 jenis, yaitu :



1.  Piramida Penduduk Muda Berbentuk Limas
Piramida ini menggambarkan jumlah penduduk usia muda lebih besar dibanding usia dewasa. Jumlah angka kelahiran lebih besar daripada jumlah kematian. Contoh Negara : India, Brazilia, Indonesia.

2. Piramida Penduduk Stasioner Berbentuk Granat
Bentuk ini menggambarkan jumlah penduduk usia muda seimbang dengan usia dewasa. Tingkat kematian rendah dan tingkat kelahiran tidak begitu tinggi. Contoh Negara : Swedia, Belanda, Skandinavia.

3. Piramida Penduduk Tua Berbentuk Batu Nisan
Bentuk ini menggambarkan jumlah penduduk usia muda seimbang dengan usia dewasa. Tingkat kematian rendah dan tingkat kelahiran tidak begitu tinggi. Contoh Negara : Swedia, Belanda, Skandinavia.

Ketiga piramida penduduk tersebut di atas dapat di gambarkan seperti di bawah ini :

Bentuk Piramida Penduduk Muda 
Bentuk Piramida Tua 
Bentuk Piramida Penduduk Stasioner
Rasio Ketergantungan (Dependency Ratio)
Rasio Ketergantungan adalah perbandingan antara jumlah penduduk berumur 0-14 tahun, ditambah dengan jumlah penduduk 65 tahun keatas dibandingkan dengan jumlah penduduk usia 15-64 tahun.

Rasio ketergantungan menurut usia terbagi menjadi 2, yaitu Rasio Ketergantungan Muda & Rasio Ketergantungan Tua.

  • Rasio Ketergantungan Muda adalah perbandingan jumlah penduduk umur 0-14 tahun dengan jumlah penduduk umur 15 - 64 tahun.
  • Rasio Ketergantungan Tua adalah perbandingan jumlah penduduk umur 65 tahun ke atas dengan jumlah penduduk di usia 15-64 tahun

Rasio Ketergantungan dapat dicari dengan menggunakan rumus :



Tgs 1, 1KA04,16114858
Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan

3 comments:

  1. Teori mengatakan rangka Perak Man berusia 11,000 tahun dan peralatan yang dijumpai menunjukkan manusia telah menginap digua-gua di Malaysia sekitar 100,000 tahun yang lalu. Jika kita buat pengiraan pada tahun 100,000 yang lalu hanya terdapat 2 orang manusia sahaja jadi dengan pertambahan penduduk malaysia (2.3% setahun). tapi saya buat pengiraan hanya 0.1% setahun dengan ini penduduk Malaysia sepatutnya
    50,937,968,160,051,300,000,000,000,000,000,000,000,000,000 padahal penduduk Malaysia pada 15 april 2014 ialah 29,806,400 (29 juta).Ini menunjukkan teori zaman Paleolitik hanyalah satu pembohongan barat.Berbalik kepada Zaman nabi Noh yang hidup sekitar 9000 tahun yang lalu lebih tepat dan masuk akal dengan jumlah penduduk dunia 7 Bilion. X caya kira….
    Sekadar mencari logik…..
    umur nabi Noh = 950 tahun
    Masa Nabi Noh Dengan Nabi Ibrahim = 2200 tahun
    Umur Nabi Ibrahim = 200 tahun
    Jarak Masa Nabi Ibrahim dengan nabi musa =900 tahun
    Umur Nabi Musa = 120 tahun
    Jarak masa nabi musa dengan Nabi isa =1900 tahun
    Umur Nabi Isa = 33 tahun
    Jarak Nabi Isa Dengan Nabi Muhammad SAW=620 tahun
    Tahun 2014- 633 Masihi = 1381 tahun
    Dari zaman nabi noh hingga 2014 = 8304 tahun
    selepas peristiwa Banjir Besar Nabi Noh manusia hidup 80 -100 orang
    pertambahan penduduk dunia setahun 0.33%
    Pengiraan yang dibuat mengandaikan 0.22% sahaja
    penduduk dunia pada tahun2014 ialah 7,000,000,000.00 (7 bilion)
    cara kira guna exell (ini menunjukkan kisah nabi tepat)
    Zaman Paleolitik 100,000 hanya rekaan barat . Sebenarnya zaman ini wujud kerana ada suku-suku yang lari dari tamadun wujudlah manusia yang menggunakan batu sebagai alat memburu…
    ….. sekadar berkongsi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju dengan pendapat pak Cik Aker Derashid. Pernah saya ditanya seorang yunior, duluan siapa nabi Adam dengan Megantropus Erectus 😂. Klo nabi Adam itu fakta, klo megantropus erectus itu hipotesis...

      Delete
    2. Setuju dengan pendapat pak Cik Aker Derashid. Pernah saya ditanya seorang yunior, duluan siapa nabi Adam dengan Megantropus Erectus 😂. Klo nabi Adam itu fakta, klo megantropus erectus itu hipotesis...

      Delete